Aksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil

Aksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil
Aksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil Rabu (01/06/2016) siang

Seputarkataisal.comAksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil. Ratusan eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan calon TKI dari berbagai daerah di Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa terkait rencana pemerintah menghentikan pengiriman TKI ke luar negeri untuk pekerja rumah tangga (PRT), Rabu (01/06/2016) siang.

Aksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil
Aksi Demo di DPRD Jawa Tengah Tolak pengiriman TKI, Duka Cita Bagi Kami Rakyat Kecil

Mereka membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan pada pemerintah di depan Kantor DPRD Provinsi Jateng, di Jalan Pahlawan Kota Semarang.

Setelah beberapa saat melakukan orasi, sejumlah anggota Komisi E DPRD Jateng keluar dari kantor dan menemui mereka. Para anggota dewan juga menyampaikan dukungan mengenai aksi ini. Selanjutnya, mereka melakukan audiensi di gedung DPRD.

Salah seorang calon TKI dari Kendal, Kasilah mengungkapkan, dirinya meminta agar pemerintah membatalkan rencana moratorium pengiriman TKI jadi PRT. Jika larangan tersebut dihentikan, mereka menuntut agar disediakan lapangan kerja di dalam negeri dengan gaji Rp 7 juta seperti di luar negeri.

“Jika pemerintah ingin menghentikan pengiriman TKI kami siap, tapi minta digaji Rp 7 juta seperti saat kami terima gaji sebagai TKI di luar negeri,” ungkapnya saat beraudiensi.

Sebelumnya, Kasilah mengaku sudah menjadi TKI selama 11 tahun menjadi PRT di Hongkong, Singapura, dan Taiwan. Selama itu ia mengaku tidak pernah memperoleh komplain dari para majikannya. Bahkan dari menjadi TKI, dirinya bisa membeli sejumlah kebutuhan keluarganya.

“Saya bisa membeli semua juga karena jadi TKI. Terus kalau keluarga saya ingin mengikuti jejak saya tapi malah distop bagaimana ini. Saya minta tolong kalau distop agar diberikan lapangan kerja dengan gaji 7-9 juta perbulan,” katanya.(*)

Sumber : Tribun jateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now Button
Tempat Belajar Internet MarketingKlik Disini
error: Content is protected !!